PT Gelora Mandiri Membangun (GMM) mempekerjakan sebanyak 88 persen atau 664 orang tenaga kerja lokal di Desa Gane, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut).

 

HALMAHERA SELATAN – Sebagai komitmen pemberdayaan masyarakat guna membantu peningkatan perekonomian dan kesejahteraan, PT Gelora Mandiri Membangun (GMM) mempekerjakan sebanyak 88 persen atau 664 orang tenaga kerja lokal di Desa Gane, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut).

Sekretaris Desa Gane Dalam, Jamal Kun lantas mengapresiasi kebijakan dari manajemen perusahaan bagian dari Korindo Group yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit tersebut. Sebab dengan pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat, angka pengangguran di desa sekitar bisa menurun.

“Saya harap kegiatan perusahaan lebih diperbanyak untuk pemberdayaan, agar tingkat pendapatan dan perekonomian masyarakat sekitar bisa meningkat,” kata Jamal saat dihubungi dari Ternate, Kamis (5/9).

Lebih lanjut dia mengungkapkan, sebelumnya masyarakat di sekitar perusahaan hanya mampu menyekolahkan anaknya paling tinggi di SMA sederajat, namun kini mereka bisa membiayai pendidikan anak-anaknya hingga ke perguruan tinggi. Hal ini dikarenakan masyarakat sudah mendapat penghasilan tetap dengan bekerja di perusahaan tersebut.

Sementara itu Kabag Perencanaan PT GMM, Yahya menuturkan bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab untuk ikut mengembangkan potensi masyarakat sekitar. Selain pemberdayaan masyarakat lokal sebagai pekerja, pihaknya pun telah membantu membuka akses jalan dari satu desa ke desa lainnya.

Sebelumnya, delapan desa yang ada di sekitar perusahaan merupakan daerah yang sangat terisolir. Tetapi saat ini, dengan pembukaan akses jalan, warga dapat menggunakan roda dua dan roda empat dari ibukota Saketa Gane Barat hingga ke kawasan Gane Timur.

“Akses jalan telah dibuka sekitar 30 km dan warga yang tinggal mulai dari Desa Gane Dalam, Yomen Joronga saat ini sudah bisa terhubung hingga ke Saketa, Ibukota Kecamatan Gane Barat. Ini merupakan upaya perusahaan agar desa yang dahulunya terisolir bisa dibuka,” kata Yahya.

Tak hanya sampai disitu, dia menambahkan bahwa saat ini perusahaan juga tengah berupaya mengembangkan ekonomi masyarakat dengan penyediaan tujuh dump truck, untuk bisa digunakan mengangkut berbagai kebutuhan warga setempat.

 

Sumber : investor.id

Leave a Reply